Pages

Tuesday, October 15, 2019

Surat Buffon untuk Buffon Remaja


Hai Gianluigi yang berumur 17 tahun,

Monday, October 14, 2019

Wawancara Buffon dengan GdS

Buffon diwawancarai oleh Ilaria DʼAmico, istrinya yang merupakan pembawa acara TV, dalam Festival Olahraga di Trento.

Saturday, August 10, 2019

Mandžukić Satu-Satunya

Mario Mandžukić kelihatannya tak menjadi bagian dari rencana Maurizio Sarri, namun Vilizar Yakimov berpikir Juventus salah jika melepas si raksasa Kroasia dengan begitu mudahnya.

Friday, June 28, 2019

Wawancara Sarri dengan J|tv

“Perasaan pertamaku adalah kesadaran bahwa aku telah tiba di klub yang sangat penting. Aku cukup beruntung bisa datang dari Chelsea, yang selama beberapa tahun terakhir telah menjadi sebuah klub yang sangat penting namun dengan sejarah yang berbeda. Di sini ada sejarah yang lebih panjang, sementara yang Chelsea punyai baru saja. Lalu, lebih dari klub, perasaan diciptakan oleh orang-orang, dan tadi malam aku melihat sekelompok orang dengan mentalitas dan determinasi hebat, yang mana luar biasa. Kesanku adalah Juventus adalah klub dengan harmoni hebat dan terpadu.”

Tuesday, February 19, 2019

Wawancara Pjanić dengan Giornale

Apa arti Bosnia bagi Pjanić?
“Spesial. Aku tak akan pernah melupakan dari mana aku berasal. Aku sangat lekat kepada negeriku walaupun aku tak pernah tinggal di sana. Perang bahkan lebih mengikat aku kepada Bosnia. Aku ingin memberikan kegembiraan kepada mereka yang sudah melalui perang dan menunjukkan mereka bahwa jika kamu bekerja keras kamu bisa melakukan hal-hal hebat.”

Wawancara Emre Can dengan TuttoSport

Soal Juventus.
“Juventus merupakan sebuah keluarga. Sungguh, klub sudah seperti sebuah keluarga besar. Semangat di ruang ganti sama seperti yang aku alami di Liverpool. Tapi aku sungguh suka di sini di Juventus, karena ini bukan hanya kumpulan para juara. Rasa kebersamaan tim, kelompok, dirasakan dengan kuat. Di Juventus, dinamika tim lebih penting daripada individualitas. Dan hal ini tidak biasa, khususnya sejak aku berbicara dengan rekan-rekan di tim nasional, yang juga bermain untuk klub-klub besar, dan mereka beritahukan hal yang berbeda: para pemain cuma datang untuk berlatih, ganti baju lalu pergi. Di sini di Juve ada Cristiano Ronaldo, pemain terhebat di dunia, tapi di ruang ganti dia diperlakukan sama dengan pemain lainnya, dan bersikap sama seperti pemain lainnya. Kami semua berada pada level yang sama, tak ada privilese, kami bekerja keras dan juga bercanda, melakukan gurauan bahkan dengan staf.”