Soal Juventus.
“Juventus merupakan sebuah keluarga. Sungguh, klub sudah seperti sebuah keluarga besar. Semangat di ruang ganti sama seperti yang aku alami di Liverpool. Tapi aku sungguh suka di sini di Juventus, karena ini bukan hanya kumpulan para juara. Rasa kebersamaan tim, kelompok, dirasakan dengan kuat. Di Juventus, dinamika tim lebih penting daripada individualitas. Dan hal ini tidak biasa, khususnya sejak aku berbicara dengan rekan-rekan di tim nasional, yang juga bermain untuk klub-klub besar, dan mereka beritahukan hal yang berbeda: para pemain cuma datang untuk berlatih, ganti baju lalu pergi. Di sini di Juve ada Cristiano Ronaldo, pemain terhebat di dunia, tapi di ruang ganti dia diperlakukan sama dengan pemain lainnya, dan bersikap sama seperti pemain lainnya. Kami semua berada pada level yang sama, tak ada privilese, kami bekerja keras dan juga bercanda, melakukan gurauan bahkan dengan staf.”
“Juventus merupakan sebuah keluarga. Sungguh, klub sudah seperti sebuah keluarga besar. Semangat di ruang ganti sama seperti yang aku alami di Liverpool. Tapi aku sungguh suka di sini di Juventus, karena ini bukan hanya kumpulan para juara. Rasa kebersamaan tim, kelompok, dirasakan dengan kuat. Di Juventus, dinamika tim lebih penting daripada individualitas. Dan hal ini tidak biasa, khususnya sejak aku berbicara dengan rekan-rekan di tim nasional, yang juga bermain untuk klub-klub besar, dan mereka beritahukan hal yang berbeda: para pemain cuma datang untuk berlatih, ganti baju lalu pergi. Di sini di Juve ada Cristiano Ronaldo, pemain terhebat di dunia, tapi di ruang ganti dia diperlakukan sama dengan pemain lainnya, dan bersikap sama seperti pemain lainnya. Kami semua berada pada level yang sama, tak ada privilese, kami bekerja keras dan juga bercanda, melakukan gurauan bahkan dengan staf.”
Soal hubungan antara pemain.
“Di luar lapangan kami semua berteman, kami sering pergi makan malam bersama. Tentu saja aku sedikit lebih dekat dengan mereka yang bisa berbahasa Jerman seperti Mandžukić, Khedira, Pjanić… dan Matuidi yang tidak bisa berbahasa Jerman tapi selalu bergabung dengan kami .”
“Di luar lapangan kami semua berteman, kami sering pergi makan malam bersama. Tentu saja aku sedikit lebih dekat dengan mereka yang bisa berbahasa Jerman seperti Mandžukić, Khedira, Pjanić… dan Matuidi yang tidak bisa berbahasa Jerman tapi selalu bergabung dengan kami .”
Soal Mandžukić.
“Mario punya karakternya sendiri, karakter yang khas . Dia bisa memerintah kami hanya dengan tatapan mata, tapi dia juga salah satu pemain yang paling pintar dan hangat. Kontribusinya penting. Dia orang yang lucu juga, aku tahu sulit membayangkannya tapi dia punya selera humor yang unik, tapi sangat menyenangkan.”
“Mario punya karakternya sendiri, karakter yang khas . Dia bisa memerintah kami hanya dengan tatapan mata, tapi dia juga salah satu pemain yang paling pintar dan hangat. Kontribusinya penting. Dia orang yang lucu juga, aku tahu sulit membayangkannya tapi dia punya selera humor yang unik, tapi sangat menyenangkan.”
Soal Liga Champions.
“Ada kepercayaan diri, kami semua sangat fokus. Ada laga yang ingin dimainkan oleh semua pemain, laga yang menarik, jadi kami bersemangat, bukan khawatir. Kami tak kekurangan apapun, aku pikir Juve punya segalanya untuk menang tapi Liga Champions merupakan turnamen yang rumit dan sulit untuk direncanakan. Kami harus melakukannya selangkah demi selangkah. Saat ini kami cuma memikirkan Atlético. Atlético merupakan salah satu lawan tersulit yang bisa kami dapatkan, karena mereka bermain dengan cara agresif dan fisikal, membuat lawan kesulitan.”
“Ada kepercayaan diri, kami semua sangat fokus. Ada laga yang ingin dimainkan oleh semua pemain, laga yang menarik, jadi kami bersemangat, bukan khawatir. Kami tak kekurangan apapun, aku pikir Juve punya segalanya untuk menang tapi Liga Champions merupakan turnamen yang rumit dan sulit untuk direncanakan. Kami harus melakukannya selangkah demi selangkah. Saat ini kami cuma memikirkan Atlético. Atlético merupakan salah satu lawan tersulit yang bisa kami dapatkan, karena mereka bermain dengan cara agresif dan fisikal, membuat lawan kesulitan.”
Soal pesaing di Liga Champions.
“Barcelona dan Real Madrid saat ini baru saja mulai mencapai titik puncak mereka. Liverpool masuk final tahun lalu, tapi awas Bayern München, mereka juga sedang menemukan performa juga. Lalu ada Manchester City, PSG dan kami. Aku bilang ini turnamen Liga Champions paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.”
“Barcelona dan Real Madrid saat ini baru saja mulai mencapai titik puncak mereka. Liverpool masuk final tahun lalu, tapi awas Bayern München, mereka juga sedang menemukan performa juga. Lalu ada Manchester City, PSG dan kami. Aku bilang ini turnamen Liga Champions paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.”
Soal Allegri.
“Allegri dan Klopp sama-sama emosional di dalam lapangan tapi dalam hal lain sangat berbeda. Aku suka cara dia mempersiapkan laga, satu laga pada satu waktu, di mana dia mempelajari dan menyusun taktik hingga ke detail yang paling kecil dan setiap situasi individual. Dia pelatih yang sangat bagus dan terbaik yang bisa Juventus miliki, hasil membuktikannya.”
“Allegri dan Klopp sama-sama emosional di dalam lapangan tapi dalam hal lain sangat berbeda. Aku suka cara dia mempersiapkan laga, satu laga pada satu waktu, di mana dia mempelajari dan menyusun taktik hingga ke detail yang paling kecil dan setiap situasi individual. Dia pelatih yang sangat bagus dan terbaik yang bisa Juventus miliki, hasil membuktikannya.”
Soal Ronaldo.
“Semua orang menanyakan aku tentang dia: keluarga, teman dan lainnya. Dia nemang pemain yang luar biasa. Kamu menyadarinta ketika kamu bermain dengannya: rasa lapar dia untuk menang, mencetak gol, gerakannya. Lalu sikap dia di luar lapangan: sangat sederhana, sama sekali tidak arogan dan aku sungguh terkejut betapa bersahabatnya dia. Cristiano menaikkan segalanya pada level baru, dan terutama dia buat kamu menjalani sebuah rencana pasti karena kamu melihat dia berlatih, melihat apa yang dia lakukan dan kamu akan lebih berkomitmen.”
“Semua orang menanyakan aku tentang dia: keluarga, teman dan lainnya. Dia nemang pemain yang luar biasa. Kamu menyadarinta ketika kamu bermain dengannya: rasa lapar dia untuk menang, mencetak gol, gerakannya. Lalu sikap dia di luar lapangan: sangat sederhana, sama sekali tidak arogan dan aku sungguh terkejut betapa bersahabatnya dia. Cristiano menaikkan segalanya pada level baru, dan terutama dia buat kamu menjalani sebuah rencana pasti karena kamu melihat dia berlatih, melihat apa yang dia lakukan dan kamu akan lebih berkomitmen.”
Soal Ramsey.
“Jika dia sudah bermain untuk Arsenal selama ini dan sudah mencetak begitu banyak gol, maka itu berarti bahwa dia adalah seorang juara. Aku sudah beberapa kali menghadapi dia, dan dia selalu membuatku terkesan. Dia akan menjadi pemain baru yang bagus bagi kami.”
“Jika dia sudah bermain untuk Arsenal selama ini dan sudah mencetak begitu banyak gol, maka itu berarti bahwa dia adalah seorang juara. Aku sudah beberapa kali menghadapi dia, dan dia selalu membuatku terkesan. Dia akan menjadi pemain baru yang bagus bagi kami.”
Soal peran Emre Can.
“Aku rasa kamu harus bertanya kepada Allegri . Ini perbedaannya dengan Liverpool: seorang regista bermain peran yang sangat berbeda, mezz'ala kurang begitu, tapi tetap punya beberapa perbedaan juga.”
“Aku rasa kamu harus bertanya kepada Allegri . Ini perbedaannya dengan Liverpool: seorang regista bermain peran yang sangat berbeda, mezz'ala kurang begitu, tapi tetap punya beberapa perbedaan juga.”
Soal pemain terlucu.
“Mandžukić, seperti yang aku katakan tadi, dalam caranya sendiri. Ronaldo dan Cancelo juga banyak bercanda, aku tak mengerti apa yang mereka katakan tapi selalu terlihat sangat lucu.”
“Mandžukić, seperti yang aku katakan tadi, dalam caranya sendiri. Ronaldo dan Cancelo juga banyak bercanda, aku tak mengerti apa yang mereka katakan tapi selalu terlihat sangat lucu.”
Soal latihan berat.
“Benar sekali, sesi latihan di sini sangat berat, gila. Aku sudah diberitahu akan seperti ini, tapi kini aku mengalaminya sendiri. Aku kira bahwa di Jerman atau bahkan di Liverpool dengan Jurgen Klopp, aku sudah melihat segalanya, tapi jika kamu bandingkan metode latihan itu dengan Juventus, kamu mengerti bahwa hal itu sangat berbeda. Tubuhku kesulitan membiasakan diri di awal, aku merasa kakiku sangat berat, tapi Chiellini meyakinkan aku bahwa ini sangat normal, dia bilang: 'Emre, bulan-bulan pertama akan sangat berat, tapi sesudah itu kamu akan terbang. Aku mesti mengakui bahwa dia benar.”
“Benar sekali, sesi latihan di sini sangat berat, gila. Aku sudah diberitahu akan seperti ini, tapi kini aku mengalaminya sendiri. Aku kira bahwa di Jerman atau bahkan di Liverpool dengan Jurgen Klopp, aku sudah melihat segalanya, tapi jika kamu bandingkan metode latihan itu dengan Juventus, kamu mengerti bahwa hal itu sangat berbeda. Tubuhku kesulitan membiasakan diri di awal, aku merasa kakiku sangat berat, tapi Chiellini meyakinkan aku bahwa ini sangat normal, dia bilang: 'Emre, bulan-bulan pertama akan sangat berat, tapi sesudah itu kamu akan terbang. Aku mesti mengakui bahwa dia benar.”
Soal penyakit bintil tiroid.
“Aku banyak belajar tentang diriku. Itu adalah momen sulit, tapi aku kini merasa lebih kuat dan percaya diri. Aku lebih menghargai detail kecil dan sudah mengatur prioritas hidupku. Aku mesti berterima kasih kepada staf medis Juventus, dan tentunya keluarga dam teman-teman yang berada di sisiku. Kini aku seorang Emre Can yang lebih kuat.”
“Aku banyak belajar tentang diriku. Itu adalah momen sulit, tapi aku kini merasa lebih kuat dan percaya diri. Aku lebih menghargai detail kecil dan sudah mengatur prioritas hidupku. Aku mesti berterima kasih kepada staf medis Juventus, dan tentunya keluarga dam teman-teman yang berada di sisiku. Kini aku seorang Emre Can yang lebih kuat.”
No comments:
Post a Comment