Pages

Tuesday, February 19, 2019

Wawancara Pjanić dengan Giornale

Apa arti Bosnia bagi Pjanić?
“Spesial. Aku tak akan pernah melupakan dari mana aku berasal. Aku sangat lekat kepada negeriku walaupun aku tak pernah tinggal di sana. Perang bahkan lebih mengikat aku kepada Bosnia. Aku ingin memberikan kegembiraan kepada mereka yang sudah melalui perang dan menunjukkan mereka bahwa jika kamu bekerja keras kamu bisa melakukan hal-hal hebat.”


Apakah gaya tim Simeone mengingatkan akan Atalanta?
“Tidak, gaya mereka sangat mirip Juve: solid, tidak berikan banyak ruang dan kebobolan sedikit gol. Mereka sangat agresif saat menjaga dan menekan pemain lawan, tapi kami lebih kuat dalam hal individualitas, dan kami harus memanfaatkan hal itu dalam 2 laga. Sama sekali tak mudah menghadapi filosofi mereka, sehingga tergantung pada kami untuk mengontrol kedua laga dan yang terpenting mencoba mencetak 1 gol di Madrid. Mereka akan lebih termotivasi karena mereka akan memainkan final di kandang, dan mereka telah memainkan 2 final dalam 5 tahun terakhir. Mereka punya rekor yang sama dengan Juve dalam mencapai final pada periode tersebut.”

Tekanan Liga Champions pada Juventus musim ini tinggi. Apakah hal itu memengaruhi Anda?
“Tidak sama sekali. Kami merasa cukup kuat, walaupun kami telah tereliminasi dari Coppa Italia. Selain itu, hasil kami bagus, ada beberapa laga rumit belakangan ini, sehingga kami butuh untuk meningkatkan 2-3 hal saat menghadapi babak sistem gugur.”

Seperti apa?
“Seperti kebobolan terlalu banyak gol, itu bukan kami. Tim harus bertahan sebagai satu blok, semuanya bersama, dan saat aku bilang semuanya maksudku semua pemain. Bahkan para penyerang akan harus turut berpartisipasi membantu pertahanan. Kami harus maju bersama, ini adalah tahun penting bagi kami dan kami harus fokus.”

Soal Juventus vs Manchester United di Old Trafford.
“Secara teknis kami kuat, namun begitu juga di stadion kami, di mana kami seharusnya menang 4-0. Kami sudah banyak kali menunjukkan bahwa kami tim yang sangat kuat namun kalian selalu berusaha membunyikan suatu alarm di sekitar kami, tapi kami tak khawatir soal itu.”

Bagaimana rasanya menjadi regista dari Juve-nya Ronaldo?
“Ini bukan soal Cristiano Ronaldo. Aku harus bermain bagus untuk tim, bukan untuk seseorang. Kadang aku harus mempercepat tempo, kadang aku harus memperlambat tempo. Aku punya tanggung jawab besar, dan aku ingin menang.”

Apakah lebih mudah dengan adanya Ronaldo?
“Ya, karena dia selalu menentukan dalam laga besar, dia terlahir untuk mencetak gol-gol penting. Dan kini kami punya dia di tim kami, dan itu terserah kami untuk memanfaatkan penuh keberadaannya. Semua pemain di sini memastikan dia merasa enak dan baik-baik saja. Aku juga selalu berbicara padanya dan dia beritahu aku bahwa dia baik-baik saja dan bahwa dia yakin akan kekuatan Juventus ini.”

Apa sepak bola Pjanić dalam satu kata?
“Sederhana. Aku suka Xavi, Pirlo, Busquets: mereka tak selalu melakukan hal-hal spektakuler tapi mereka membuat sepak bola lebih indah dengan kesederhanaan mereka, dan aku suka itu.”

Soal menjadi penerus Pirlo.
“Kita sedang membicarakan seorang juara sejati. Aku pikir ini perbandingan yang tidak seimbang. Walaupun kisah kami berdua di atas lapangan mempunyai sedikit kesamaan: kami berdua mulai bermain sebagai seorang trequartista dan berakhir sebagai seorang regista.”

Pirlo mampu menjuarai Liga Champions bersama Milan, tapi tidak saat bersama Juventus.
“Yang penting di sini di Juventus adalah menang. Tiga tahun mendatang tiada orang yang akan mengingat apakah kamu bermain bagus atau jelek. Yang akan diingat adalah siapa menang apa. Sesungguhnya apa yang penting adalah membawa pulang piala. Inilah cara kamu akan dikenang sebagai pemain hebat yang sesungguhnya.”

Soal peran regista.
“Allegri langsung melihat aku di posisi itu, dan aku sangat menyukainya. Aku sangat mengerti apa yang dia inginkan. Bagi pelatih, posisi itu sangat penting dan dia sudah banyak meningkatkan aku.”

Apakah Anda akan suka dilatih oleh Zidane?
“Semua yang dia sentuh menjadi emas, dia pelatih hebat, tapi kini aku juga dilatih oleh pelatih hebat.”

Soal posisi Pjanić.
“Gelandang tengah adalah jantung permainan. Kamu mesti berpikir, berlari… melakukan segalanya. Salah satu kualitas terbaik dari posisi ini adalah membaca permainan lebih awal, melihat hal yang tak dilihat pemain lain.”

Apa laga yang ingin Anda mainkan ulang?
“Final Liga Champions di Cardiff.”

Soal Liga Champions.
“Trofi Liga Champions akan datang ke sini dslam beberapa tahun. Ini adalah impianku untuk memenangkannya, daj aku sedang berada di tempat ideal untuk mewujudkannya.”

Apakah musim lalu Anda bisa saja pindah?
“Memang betul ada beberapa ketertarikan, tapi tak ada alasan untuk pindah klub. Aku tak tahu apakah Juventus akan menjadi tim besar terakhir untukku tapi transfer tak hanya bergantung kepada pemain, namun juga klub, yang mungkin butuh atau tak butuh kamu dalam posisi itu.”

Demi siapa Anda hidup?
“Putraku Edin. Dia adalah prioritas aku, dan hal terindah dalam hidupku. Kepadanya aku berbicara dalam bahasa Prancis dan juga Bosnia, karena aku ingin dia memegang teguh tradisi negeriku dan visi hidupku, yaitu hidup sederhana dan menghormati semua orang.”

Anda bisa bicara 6 bahasa: Bosnia, Prancis, Italia, Inggris, Luksemburg dan Jerman. Apakah Anda penerjemah Allegri di ruang ganti?
“Bisa dibilang aku membantu para pemain baru…”

Gambarkan permainan Anda!
“Dengan kecepatan berpikir, kaki bergerak cepat, begitu juga bola.”

No comments: