Pages

Thursday, July 13, 2017

Mengapa Juventus Sempurna untuk Douglas Costa


Sebuah musim sulit di Bayern München membuat Douglas Costa dan sang klub Jerman mencari rumah baru bagi si pemain Brasil. Dan Juve bisa jadi pasangan sempurna.
Douglas Costa sudah bergabung dengan raksasa Serie A Juventus, setelah karir yang penuh naik turun bersama juara Jerman Bayern München. Pada musim pertamanya di bawah Pep Guardiola, dia melampaui semua harapan. Namun sejak kepergian sang pelatih, Costa menjalani kehidupan yang sulit di Bavaria sejak pelatih baru Carlo Ancelotti mengambil alih.

Douglas Costa sudah menunjukkan beberapa momen berkelas dunia di Bayern, tapi dia tidak pernah mampu mengeluarkan performa tersebut secara konsisten secara beruntun. Musim keduanya cukup mengecewakan, di mana si gelandang berakhir sebagai pemain pemanas bangku cadangan – sesuatu yang tak pernah dirasakannya bersama Guardiola, bahkan saat Arjen Robben dan Frank Ribéry sedang bugar. Ini adalah kejatuhan besar, dan tak diragukan demi kebaikan bersama harus diambil keputusan untuk berpisah. Dan klub manakah yang lebih baik untuk meluncurkan kembali karirnya selain Juventus?

Juve sudah membuktikan selama beberapa tahun terakhir berhasil mengeluarkan kemampuan terbaik dari pembelian besar mereka, dan membantu mereka menemukan kembali performa terbaik mereka. Inilah kasus yang terjadi pada Sami Khedira dan Mario Mandžukić yang saat itu tak disukai di klubnya masing-masing, tapi kemudian bisa membantu Juventus mencapai final Liga Champions dengan performa hebat sepanjang alur turnamen.

Massimiliano Allegri merupakan figur yang meminta klub untuk membeli Douglas Costa. Saat seorang pelatih berwawasan menilai Anda setinggi itu, sulit –dan mungkin bodoh– untuk menolak peluang ini. Dengan yakin kepada Allegri dan sebaliknya, Costa akan mengalami kehidupan di Serie A, di mana tempo laga relatif lebih pelan, yang akan mengizinkannya untuk berlari jauh meninggalkan lawan di sayap sebagaimana juga saat serangan balik, dan mengirimkan umpan silang kepada penyerang utama: Gonzalo Higuaín.

Sistem Ancelotti di Bayern tak lagi ideal untuk mengeluarkan yang terbaik dari Douglas. Bersama kompatriot Alex Sandro mengirimkan umpan panjang di sisi kiri, 2 pemain Brasil ini bisa membentuk duet mematikan di sepakbola Italia dengan mengkombinasikan langkah cepat dengan kemampuan, fisikalitas dan gocekan mereka.


Dalam musim jelang Piala Dunia, penting bagi Douglas Costa untuk bermain secara reguler. Jika tidak dari sisi kiri, maka kemampuan serba bisa dia juga memungkinkan dia untuk main di sisi kanan, di mana dia akan bersaing dengan pemain timnas Kolombia Juan Cuadrado. Apapun itu, Douglas Costa akan mendapatkan banyak waktu bermain, karena Juventus selalu melakukan apapun demi mengoptimalkan peluang keberhasilan pembelian baru mereka. Jika si pemain Brasil bisa menemukan kembali bentuk terbaiknya dan membuat performa yang mengingatkan akan masanya bersama Pep Guardiola, maka dia tak diragukan lagi akan menjadi pilihan favorit bagi Brasil pada Piala Dunia di Rusia.

Brasil punya kualitas dan kedalaman di bagian sayap, mulai dari Willian, Douglas Costa, Lucas Moura, Felipe Anderson, hingga Neymar, Dudu, Taison dan banyak lainnya. Jika si pemain Juve ingin masuk ke dalam rencana Tite, maka dia harus meraihnya dengan sebuah musim hebat di Italia. Dalam opiniku, pemain berusia 26 tahun ini memiliki segala yang diperlukan untuk sukses, apalagi saat dia berhasil mengatasi cederanya.

No comments: