Ladies and Gentleman, I give you Pavel Nedved
https://t.co/W2dMmSRtBb
Translated by another Czech legend @Radek1897 pic.twitter.com/LRF8cA5qKU
— Juvefc.com (@juvefcdotcom) October 26, 2015
Wawancara di bawah ini pertama kali muncul di majalah Forbes dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Radek Jaska.
Kamera sering merekam Anda selama pertandingan. Apakah Anda segugup ini setiap saat?
Di sini di Italia semua orang sangat emosional selama pertandingan.
Juventus ada di hatiku. Saya telah mengenal klub sebagai pemain dan anggota dewan direksi jadi saya hidup dan bernapas dengan klub. Saya dulu sangat emosional sebagai seorang pemain jadi saya juga membawa hal tersebut ke tribun. Sangat sulit untuk menahannya.
Tidakkah hal itu menjadi lebih baik seiring dengan berjalannya waktu? Sudah 6 tahun sejak Anda terakhir memainkan sebuah laga.
Tidak. Semenjak saya bukan pemain lagi, saya bilang justru tambah buruk. Saya amat sering merasa stres karena tidak dapat membantu pemain kami. Saya harus terbiasa dengan hal ini namun sulit sekali. Saya tahu apa yang harus dilakukan di lapangan namun saya tak dapat mengubahnya. Sebagai contoh final Liga Champions tahun ini mengerikan. Pada 2003 kami juga masuk final tapi saya tidak bisa bermain. Tahun ini semuanya terjadi lagi padaku. Saya sedang duduk di tribun dan tak dapat melakukan apapun. Lagi. Saya kira ini takdir tapi saya ingin memenangkannya suatu hari nanti agar saya dpat beristirahat dengan tenang. Saya pikir final itu (2003) adalah momen terburuk dalam karirku. Saya dalam kondisi terbaik, saya tahu saya akan membantu tim, namun saya tidak bisa. Sekarang saya di posisi lain dan peran saya berbeda.
Mengapa Anda tidak menjadi pelatih? Dengan demikian Anda dapat membantu tim lebih banyak...
Saya sungguh tidak tergesa-gesa menjadi pelatih. Saya tahu apa yang diperlukan untuk menjadi pelatih dan melatih sekarang ini bukanlah sesuatu yang kamu lakukan untuk bersenang-senang. Kamu harus siap dalam segala aspek, taktik saja tidak cukup, kamu harus kuat secara mental juga. Saya tidak tahu apakah bangku cadangan akan menjadi tempat yang tepat untuk saya. Saya senang melakukan pekerjaan saya. Saya telah menemukan diri saya dalam peranan saya.
Apa yang Anda kerjakan tepatnya?
Saya adalah anggota dewan direksi (Italia = consiglio di amministrazione). Dulu kami ada 16 orang lalu menyusut ke 12 orang dan pada November akan ada pemilihan untuk 3 tahun ke depan. Saya lebih baik mengatakan bahwa, saya adalah seorang penasihat (Italia = consigliere). Presiden Agnelli membawa saya ke sini untuk berada di sampingnya dan membantunya pada masalah olahraga.
Bagaimana hal itu dilakukan pada prakteknya?
Ketika kami sedang berurusan dengan masalah penting misalnya pemain mana yang dapat kami beli, ada 4 dari kami di rapat (Agnelli, Marotta, Paratici dan Nedvěd). Saya & Paratici selalu memberikan beberapa ide dan Agnelli & Marotta mengatakan tidak (tertawa). Tahun ini berjalan baik, setelah 6 musim kami akhirnya berada pada angka positif jadi kami dapat membelanjakan sejumlah uang pada musim panas.
Apakah Anda memiliki kantor sendiri?
Tidak, saya tidak punya. Saya menggunakan ruangan konferensi. Saya tidak dapat duduk lama di depan komputer dan hal itu juga tidak masuk akal. Saya seorang penengah, antara kantor dan pusat olahraga. Demikian kegunaan saya. Saya bersama tim setiap hari, saya menyaksikan tim latihan karena saya melihat hal-hal yang tak dilihat orang lain. Untuk kantor pusat klub, saya ke sana dua atau tiga kali sepekan saat ada rapat penting atau sponsor mengunjungi kami.
Apakah Agnelli membawa Anda ke beberapa rapat penting agar Anda dapat "membuka pintu-pintu penting" dengan nama besar Anda?
Dia adalah orang yang tak memerlukan hal itu. Saya pergi dengannya untuk berbicara kepada pemain-pemain yang kami suka. Saat kami bernegosiasi dengan van Persie atau Tevez, adalah hal yang baik ketika ada seorang mantan pemain yang telah meraih banyak hal duduk di depan mereka.
Apakah terpikir oleh Anda bahwa Anda adalah satu-satunya orang Ceska yang berhasil masuk ke sebuah manajemen tim sepakbola papan atas?
Kamu tahu, saya sudah berada di Juvetus sejak 2001 dan berada di luar negeri pada 1 tim selama 14 tahun adalah waktu yang sangat lama, khususnya untuk orang asing. Kamu harus betul-betul punya sesuatu yang unik agar dianggap dengan serius dan dihargai. Kamu juga harus terus membuktikannya. Mungkin ini hanyalah suatu kebetulan dan nasib yang membawa saya pada kesempatan ini.
Bagaimana hal itu terjadi?
Setahun setelah saya pensiun, Agnelli mengambil alih Juventus dan saya adalah orang pertama yang dia datangi dan menanyakan apakah saya bersedia ikut dengannya. Kami sudah saling mengenal untuk waktu yang lama, ayahnya, Umberto, membawa saya ke Juve jadi sulit untuk bilang tidak padanya. Saya bahkan belum berniat kembali, saya lelah dan walaupun sudah 1 tahun, kelihatannya seperti baru 2 minggu.
Jika bukan karena Agnelli, Anda mungkin tidak berada di Juventus hari ini, bukan?
Betul. Saya bilang iya karena dia. Mereka menginginkan saya di dalam manajemen tepat setelah saya pensiun namun saya bilang iya hanya saat saya tahu bahwa ada seorang Agnelli di dewan direksi. Karena Juventus dan Agnelli saling memiliki selama lebih dari 90 tahun. Saya tahu hal itu akan berhasil dan saya benar. Kami telah memenangkan 4 titel liga dalam 5 tahun dan mencapai final Liga Champions. Tidak buruk.
Bagaimana keluarga Agnelli dipandang di Italia?
Mereka adalah keluarga nomor satu untuk orang Italia. Mungkin didekati oleh keluarga Berlusconi. Keluarga Agnelli memiliki grup Fiat yang mana di bawah sayapnya ada banyak pabrikan mobil seperti Maserati, Fiat atau Ferrari. Mereka memberikan lapangan pekerjaan untuk banyak orang jadi dapat dibilang bahwa Italia dan Agnelli juga saling memiliki.
Seberapa besar Juventus bergantung pada uang FIAT?
Kesuksesan FIAT adalah penting bagi kami namun kami berusaha tidak tergantung pada siapapun dan mampu berjalan dari apa yang kami buat. Ketika Andrea Agnelli datang ke Juve, kami sedang dalam posisi rugi €95 juta. Keluarganya lalu menyuntikkan dana €120 juta dan kami berkerja dari sana. Kami menjaga utang tetap rendah dan akhirnya pada musim lalu kami mencapai untung €2,3 juta.
Dan Anda bahkan berhasil membangun sebuah stadion baru senilai lebih dari €100 juta...
Hal itu membantu kami sebab pendapatan stadion kami menjadi 3 kali lipat. Klub harus bertumbuh dan harus menjadi sebuah mesin uang.
Orang-orang menggilai sepakbola di Italia. Bahkan jika mereka benar-benar tak punya uang dan tak bisa membeli makanan, mereka entah bagaimana dapat membeli sebuah tiket pertandingan sepakbola. Sungguh menakjubkan. Saya pikir Agnelli menjalankan bisnis dengan benar.
Bagaimana rasanya menjadi bagian dari keluarga paling berkuasa di Italia?
Ayah Andrea dulu tinggal dekat dengan rumah kami. Setiap hari minggu dia dan istrinya akan membawa anjing-anjing mereka dan mengunjungi kami. Saya sedang tidak bagus selama bulan-bulan pertama di klub dan hal seperti ini banyak membantu saya. Andrea dan saya bermain sepakbola setiap kamis malam. Kami punya tim kecil dan suatu kali saya membawanya ke kampung halaman saya Skalná (kota kecil di Republik Ceska).
Presiden Juventus di Skalná?
Ya, saya ingin menunjukkan padanya tempat saya bertumbuh, jadi 3 tahun lalu saya mengatur laga persahabatan antara tim kami dengan tim lokal. Skalná memiliki populasi 1.500 jiwa dan saat itu hampir semua orang datang ke lapangan untuk melihat kami. Itu adalah hal besar di sana. Saya senang bahwa seorang dengan reputasi Agnelli datang ke desa kecil kami.
Apa yang Agnelli katakan tentang kota itu?
Dia menyukainya! Dia adalah seorang yang rendah hati. Dia suka bar kotor kami di Turin di mana kami minum bir setiap kamis malam. Dia juga bersama kami di sebuah pub di Skalná. Dia sangat menyukainya. Sangat menyenangkan.
Banyak pemain terkenal bermain untuk Juventus namun Anda kelihatannya yang paling dicintai? Mengapa bisa begitu?
Saya rasa itu karena gaya bermain saya. Saya selalu memberikan 100% dan orang-orang melihatnya. Mereka menghargainya. Juga terbantu ketika saya bertahan saat Juventus terdegradasi ke Serie B. Ada kami berlima. Kami bisa pergi ke manapun, kami punya beberapa tawaran tapi kami memutuskan untuk bertahan. Kami lalu menjadi abadi di mata fans. Walau, saya pikir hal itu wajar. Klub sedang melalui periode berat dan kami cuma memberikan kembali sesuatu pada klub. Saya senang kami berhasil kembali ke Serie A 1 tahun kemudian.
Tidakkah Anda juga beresiko menghancurkan karir Anda?
Terkadang, kamu musti tidak berpikir tentang membahayakan karirmu dan membuat sebuah keputusan tepat dari hatimu. Saya selalu mendapatkan apapun di Juventus dan saya tak kekurangan apapun. Adalah kewajiban kami untuk bertahan di Serie B. Kamu musti tidak berpikir hanya dengan kalkulator tertanam di kepalamu. Jika kamu mengikuti hatimu kamu tidak akan salah. Jika kamu kehilangan segalanya setidaknya kamu merasa baik tentang dirimu sendiri dan ini bukan sebuah kesalahan. Mungkin ini alasan mengapa saya berada dalam manajemen Juventus.
Anda juga bertemu dengan Sri Paus berkat sepakbola, kan?
Ya, berkat sepakbola saya benar-benar ke segala tempat. Bahkan perjalanan dengan presiden Ceska ke Cina pada September adalah luar biasa. Kami sedang membuka sekolah sepakbola di Shanghai dan saya bertemu presiden Cina. Kamu tidak melakukannya setiap hari.
Bagaimana rasanya menjadi bagian dari delegasi Ceska?
Saya telah mengalami banyak hal namun saya harus katakan bahwa saya gugup. Seorang bocah dari Skalná masuk ke pesawat kepresidenan dan terbang bersama presiden untuk berjumpa presiden lain. Mimpi jadi kenyataan. Masih ada pengalaman-pengalaman yang mengejutkan dalam kehidupan saya bahkan pada umur sekian.
Apakah presiden Ceska bilang bahwa Anda akan menerima penghargaan nasional tertinggi?
Saat kami di pesawat dia bilang padaku jangan merencanakan apapun pada tanggal 28 Oktober lalu dia pergi ke kursinya. Jadi saya tidak tahu apa maksudnya... (tertawa). Kami ada pertandingan dengan Sassuolo saya seharusnya berada pada pertandingan itu tapi tentu saja saya akan cuti untuk berada di Republik Ceska.
Menerima penghargaan nasional tertinggi...ini pastinya lebih dari dongeng tentang seorang bocah dari Skalná yang menjadi pesepakbola terbaik di dunia dan sekarang berada dalam manajeman Juve.
Tepat sekali. Menurut saya itu adalah hal tertinggi yang dapat kamu capai. Penghargaan itu diserahkan kepadamu oleh presiden republik yang berarti kamu telah melakukan sesuatu yang luar biasa untuk negerimu. Saya tidak tahu apakah saya pantas mendapatkannya namun saya selalu melakukan yang terbaik untuk tidak memalukan negara saya dan mencoba menjadi sebuah citra positif. Semua orang mengasosiasikan saya dengan Republik Ceska dan akan menjadi buruk bila saya menciptakan citra negatif.
Apa alasan Anda menjadi yang terbaik di dunia?
Saya memiliki suatu talenta, tentunya, namun itu berkat kemauan dan ketekunan. Kamu tidak dapat melakukannya tanpa hal itu. Saya pikir bahwa talenta 10% dan sisanya adalah ketekunan. Setidaknya untuk saya. Saat kamu sedang mengejar mimpimu, kamu dapat melakukan hal-hal hebat dan tak ada cita-cita yang terlalu tinggi. Namun kamu harus bekerja untuk meraihnya.
Kapan Anda menyadarinya?
Saat saya berumur 13 tahun, Mr. Žaloudek, pelatih saya saat itu berkata kepada saya: "Kamu tidak bisa sukses tanpa kerja keras" jadi saya tanamkan di benak saya dan mengikutinya. Latihan berlangsung 2 jam tapi kami bermain sepakbola dari pagi sampai malam. Inilah cara saya melakukannya sepanjang karir. Ketika latihan selesai, saya berlatih lagi dan lagi.
Sebagai anak 13 tahun pastinya cukup sulit karena bocah seusia itu pergi ke pesta dan hal lainnya...
Tak ada hal yang lebih baik bagiku selain sepakbola. Ketika kami ada latihan itu bukanlah sebuah beban bagiku, saya tak keberatan. Bahkan tidak pada usia kritis antara 15 dan 17 tahun.
Apakah ada momen di mana Anda harus bilang pada diri sendiri untuk latihan?
Saya selalu bersenang-senang jadi tidak ada masalah besar untukku. Walaupun, faktanya terkadang saat libur sekolah saya tidak dapat pergi ke manapun baik pesiar atau apapun karena saya seharian di lapangan. Saya bilang pada diri sendiri kadang saya ingin hidup seperti seorang anak normal. Saya memang punya beberapa pengalaman di luar lapangan tapi tidak banyak. Saya punya beberapa penyesalan namun ketika saya lihat ke belakang saya tidak menyesalinya lagi. Tidak sedikitpun.
Apakah sepakbola menyakitkan?
Ya, sepakbola menyakitkan. Kadang saya muak dengannya dan saya lelah. Saya hampir tidak bisa berjalan pulang ke rumah. Namun, jika kamu ingin menekuni sepakbola harus menyakitkan. Saya teringat akan hal itu juga di Lazio oleh Mr. Zeman yang latihannya sangat menuntut.
Saat kamu kecil apakah kamu berpikir bahwa sepakbola akan menjadi mata pencaharian?
Kamu tidak bisa memiliki pikiran-pikiran ini bahwa kamu melakukan sesuatu cuma karena kamu akan mendapatkan banyak uang daripadanya suatu haru nanti, itu adalah hal yang buruk. Kamu bisa mendapatkan banyak uang dari sepakbola sekarang ini tapi kamu harus berkorban banyak. Banyak pemain yang melakukan sebaliknya sekarang ini dan itu tidak benar. Sebagai contoh kami punya 4 atau 5 minggu libur, saya akan beristirahat 3 hari pertama lalu saya akan kembali berlatih. Tubuhmu harus selalu siap, liburan panjang tidak bagus.
Berbicara soal uang, Juventus membeli Anda untuk jumlah yang cukup besar dan tak ada pesepakbola Ceska yang mengalahkan Anda dalam hal itu, apakah hal itu ada efeknya bagi Anda?
Ya, kaki saya jadi lebih berat karena itu. Saya harus membuktikan saya sepadan. Ketika mereka membayar sejumlah ini kamu harus entah bagaimana membayarnya kembali. Pada sisi lain itu juga merupakan sebuah motivasi besar untuk membuktikan bahwa itu bukan sebuah kesalahan.
Apakah itu berarti bahwa Anda mengakhiri liburan lebih cepat dan berlatih lebih banyak lagi?
Yah, itu cukup sulit dilakukan bahkan dibandingkan sebelumnya. Saya berumur 29 tahun dan saya harus melakukan lebih banyak lagi latihan. Sungguh menantang untuk masuk ke dalam starting XI dan menjadi motor tim. Namun, segala hal adalah mungkin.
Apakah Anda punya trik di gym?
Kondisi fisik hanyalah tambahan. Saya menjadi lebih baik berkat latihan spesifik dari Mr. Žaloudek. Semua orang bilang padaku sepanjang hidupku saya punya tembakan yang bagus dan saya tidak peduli dengan kaki mana saya menembak. Dan itu berkat Mr. Žaloudek. Dia selalu menaruh target di gawang dan saya harus menembaknya. Dengan kedua kaki, sepanjang hari, lagi dan lagi. Di Republik Ceska di mana ada libur musim dingin (tidak ada pertandingan selama 2 bulan) semua orang bilang padaku bahwa saya perlu beristirahat api saya bilang pada diri sendiri: "Tidak, jika saya ingin mencapai sesuatu, saya bisa beristirahat nanti."
Apakah ini juga nasihat untuk hal-hal di luar lapangan?
Saya percaya demikian. Ada banyak orang sukses di negara saya dan jika kamu melihat apa di balik kesuksesan mereka kamu menyadari itu selalu kerja keras dan determinasi. Jika saya melakukan sesuatu saya ingin itu dilakukan benar jadi saya bisa terpuaskan dengannya. Saya lebih suka tidak melakukan apapun jika saya tahu saya tidak akan dapat memberikan 100%.
Tidakkah Anda diminta untuk menjadi seorang motivator?
Ya, saya baru saja mendapat sebuah undangan belum lama ini. Namun saya belum ada waktu untuk itu dan saya tak tahu apakah saya akan menjadi motivator yang tepat. Walau, faktanya apa yang kita bicarakan sekarang dapat dikatakan tentang kehidupan pada umumnya.
Apakah sulit mengakhiri karir Anda saat Anda sedang di atas? Anda bisa saja dengan mudah bermain untuk 2 tahun lagi setidaknya.
Saya mau bermain pada level tertentu dan saya tidak lagi merasa bahwa saya akan menjadi pembeda. Saya tidak dapat lagi menjadi motor jadi Juventus tidak akan memenangkan apapun denganku. Dan berada di suatu tempat 2 tahun cuma supaya saya akan dibayar bukan gaya saya. Lebih baik menyudahinya. Setelah bertahun-tahun ini saya lelah jadi saya meninggalkan lapangan terpuaskan. Saya memberikan segala yang kupunya jadi saya bisa mendapatkan ketenangan pikiran.
Sungguh, Anda tak merindukannya?
Sungguh, tidak. Sekarang saya punya peranan berbeda tapi saya tetap dalam kontak dengan tim. Saat kami pergi dengan Agnelli untuk memainkan sebuah laga, saya sering bertengkar dengannya karena sederhana saja saya tidak ingin kalah. Saya tak akan berubah dalam hal ini.
Bagaimana Anda hidup dengan fakta Anda tak bisa ke jalanan tanpa diminta berfoto dengan fans?
Saat saya mengakhiri karir bermainku saya pikir situasinya akan menjadi lebih baik setelah 1 atau 2 tahun tapi jujur saja malahan tambah buruk. Fans sekarang tidak sering melihatku jadi lebih unik bagi mereka. Walau, itu tetap meyenangkan. Saat saya pergi keluar saya harus bersiap untuk itu. Saya tidak dalam suasana hati baik tiap hari namun itu bukan salah fans. Kami bermain sepakbola untuk mereka, tanpa fans, sepakbola tak akan menjadi apa-apa. Oleh karenanya bila seorang fan memintaku untuk berfoto atau menandatangani itu adalah kewajibanku untuk memberikan padanya. Itu tidak merugikanku dan si fan akan menjadi puas. Saya memperhatikan hal itu dan saya katakan hal yang sama kepada para pemain juga. Setidaknya itu yang dapat kita lakukan untuk fans kita.
Saya kira Anda tidak bisa langsung pergi jalan-jalan di kota, kan?
Lebih baik selama hari biasa tapi tidak memungkinkan di hari sabtu. Dulu saya terus menandatangani untuk fans tapi sekarang semua orang ingin mengambil foto selfie. Handphone sialan...
Tidakkah Anda menjadi lelah dengan semua ini?
Sangat tidak menyenangkan di Monte Carlo suatu hari ketika saya dulu bermain. Saya di sana liburan dengan keluargaku. Semuanya bagus namun kami berpapasan dengan orang-orang Italia dan seluruh lapangan penuh dengan mereka sehingga polisi harus mengawal kami keluar. Anak-anakku masih sangat kecil jadi itu tidaklah mudah.
Apakah mungkin untuk memberikan masa kanak-kanak yang normal bagi anak-anak Anda dengan reputasi Anda?
Iya, tapi faktanya adalah mereka terganggu dengan itu. Saat saya ada hari libur dan saya bisa pergi jalan-jalan dengan mereka, mereka tidak mau pergi karena seketika kami keluar, jalan-jalannya selesai. Fans di mana-mana, anak-anak memegang tangan istriku dan terus berjalan sendirian. Mereka terus bertanya kepadaku mengapa saya terus memberikan tanda tangan kepada orang-orang ini. Saya juga ingin menghabiskan waktu dengan keluarga tapi saya tidak bisa jadi ini macamnya tidak menyenangkan.
Walaupun Anda memilih untuk menetap di Italia setelah mengakhiri karir Anda...
Saya akan tetap tinggal di sini walaupun saya tidak bekerja di sana. Demi anak-anak yang bersekolah di sini. Walaupun, itu akan segera berubah, putriku sekarang 18 tahun dan akan pergi kuliah di Swiss atau Inggris dan putraku juga akan melakukan hal yang sama dalam 3 tahun.
Apakah anak-anak Anda lebih Italia dibandingkan Ceska?
Ya. Mereka berdua lahir di sini dan ketika mereka berbicara satu sama lain mereka bicara bahasa Italia. Kami bicara bahasa Ceska di rumah jadi mereka bicara bahasa Ceska ketika berbicara dengan kami namun itu saja. Tapi, itu bukanlah masalah, mereka tahu lebih banyak bahasa sehingga itu membantu mereka mempelajari bahasa lainnya.
Apakah putramu, Pavel, juga bermain sepakbola?
Tidak, tidak sama sekali. Saat dia kecil dia tidak tertarik pada sepakbola sama sekali. Dia sekarang 15 tahun dan dia menikmatinya namun dia tidak bermain untuk klub manapun. Dia dulu bermain basket, berenang, dia dapat melakukan olahraga apapun namun dia tidak melakukannya secara profesional. Dan saya puas dengan itu.
Apakah Anda lebih bahagia putra Anda tidak bermain sepakbola?
Iya. Dia tidak dapat bermain sepakbola di Italia dengan nama ini. Itu akan menjadi sangat sulit. Sama halnya juga di Republik Ceska. Saya membawanya ke sepakbola kamis malam saya dan Agnelli dan dia menyukainya. Namun, saya tidak tahu ke mana kami harus pindah sehingga dia bisa bermain sepakbola tanpa tekanan apapun.
Akankah Anda tinggal di Italia saat anak-anak Anda pergi kuliah?
Itu akan menjadi sebuah tonggak besar bagiku dan istriku saat kami bilang apa yang akan terjadi berikutnya. Jujur saja saya tidak yakin saya akan tinggal di sini. Sepakbola sangat menuntut dan melelahkan dan saya pikir istriku berpikir lebih tentang tidak tinggal di sini. Namun, kami akan serahkan itu pada takdir.
Anda telah tinggal di Italia selama lebih dari 19 tahun, tidakkah Anda takut untuk kembali ke Republik Ceska?
Tidak, saya dan istriku tumbuh di sana. Akan menjadi menakutkan bagi anak-anakku karena mereka lahir di Italia dan mereka tidak begitu tahu banyak tentang Republik Ceska.
Namun, saya tidak bilang kami harusnya benar-benar kembali ke sana...
Oke, Florida juga tempat yang bagus, kan?
Ya, kami punya sebuah rumah di sana dan kami menghabiskan tiap musim panas di Florida. Tidak ada orang yang kenal kami di sana. Saya pakai sendal dan bisa pergi ke manapun. Sepakbola kayak olahraga terpopuler ke-25 di sana.
Apa yang akan Anda rindukan dari Italia bila Anda pindah?
Cuaca, makanan dan orang-orang yang lebih positif dan tertawa lebih sering daripada orang-orang Ceska. Saat saya pergi ke Republik Ceska saya dapat merasakannya. Orang-orang Italia selalu tersenyum dan mencoba menikmati hidup. Tidak masuk akal untuk menjadi gusar. Saya tidak tahu apakah itu cuacanya tapi orang-orang Italia tidak terlalu membuat diri mereka stres. Saya kira kami lebih berkonsentrasi pada pekerjaan.
Anda bersahabat dengan Carlo Capalbo (orang Italia yang tinggal di Republik Ceska, dia mengorganisir ras antar-negara), kan?
Ya, saya amat menyukai dia. Dia membawa gaya Italia ke negeri kami. Dia adalah seorang pekerja keras, dia melakukan banyak pekerjaan tapi dia selalu tersenyum dan ceria dan itulah mengapa dia sangat sukses. Saya bahkan telah berubah dalam aspek ini tapi orang-orang Italia tetap bilang saya masih sedikit dingin.
Italia juga mengubah Anda dalam hal tata busana, kan?
Ya, para pesepakbola dikenal sebagai semacam model sekarang ini. Pakaian dan mobil adalah bagian dari sepakbola, kamu tak dapat melakukan apapun soal itu. Walaupun, seharusnya ada beberapa batasan. Saya sungguh tidak pernah memahami tato sebagai contoh. Saya satu-satunya di Juventus yang tidak memiliki tato.
Apakah Anda tetap menjaga diri Anda bugar?
Ya. Walau, makin kurang dan makin kurang, tapi saya mencoba. Saya berlari dan pergi ke gym. Dari waktu ke waktu saya bermain golf. Saya ingin kembali lari setengah maraton. Saya pernah lari sekali di Praha dan saya ingin mencoba kota lain.
Ada apa dengan maraton?
Bukan maraton, tidak lagi...saya lari sekali dalam 3 jam dan 49 menit, cukup solid tapi terlalu lama bagi saya sekarang. Saya tak punya bentuk untuk itu. Saya punya sebuah pantat yang besar dan saya terlalu berat sehingga lutut saya sakit setelahnya.
Hal apa yang Anda habiskan paling banyak waktu melakukannya, investasikan paling banyak uang ke dalamnya dan kerahkan paling banyak usaha ke dalamnya?
Lagi-lagi, sepakbola. Istriku menentangnya tapi apa yang dapat kamu lakukan? Sepakbola adalah kehidupan saya. Itu adalah obat. Walau, saya mencoba untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluargaku, ketika kami punya sedikit hari libur kami pergi pesiar ke suatu tempat. Pada musim panas kami pergi ke Florida, pada musim dingin kami punya sebuah tempat di Alpen. Kamu harus menikmati setiap hari kamu bersama keluargamu. Bagusnya satu-satunya orang di atasku adalah presiden sehingga saya dapat menyesuaikan sedikit pekerjaanku. Faktanya adalah semua bergerak sangat cepat. Saya sudah punya 1 keinginan untuk waktu yang sangat lama dan hal itu adalah melambat, hidup dalam sebuah "kehidupan yang lebih lambat" tapi saya tak bisa memenuhinya...tapi kamu tahu? Saya tetap senang setiap hari.
Artikel ini merupakan terjemahan dari artikel berbahasa Inggris dari link berikut http://www.juvefc.com/pavel-nedved-forbes-magazine-interview/
Kamera sering merekam Anda selama pertandingan. Apakah Anda segugup ini setiap saat?
Di sini di Italia semua orang sangat emosional selama pertandingan.
Juventus ada di hatiku. Saya telah mengenal klub sebagai pemain dan anggota dewan direksi jadi saya hidup dan bernapas dengan klub. Saya dulu sangat emosional sebagai seorang pemain jadi saya juga membawa hal tersebut ke tribun. Sangat sulit untuk menahannya.
Tidakkah hal itu menjadi lebih baik seiring dengan berjalannya waktu? Sudah 6 tahun sejak Anda terakhir memainkan sebuah laga.
Tidak. Semenjak saya bukan pemain lagi, saya bilang justru tambah buruk. Saya amat sering merasa stres karena tidak dapat membantu pemain kami. Saya harus terbiasa dengan hal ini namun sulit sekali. Saya tahu apa yang harus dilakukan di lapangan namun saya tak dapat mengubahnya. Sebagai contoh final Liga Champions tahun ini mengerikan. Pada 2003 kami juga masuk final tapi saya tidak bisa bermain. Tahun ini semuanya terjadi lagi padaku. Saya sedang duduk di tribun dan tak dapat melakukan apapun. Lagi. Saya kira ini takdir tapi saya ingin memenangkannya suatu hari nanti agar saya dpat beristirahat dengan tenang. Saya pikir final itu (2003) adalah momen terburuk dalam karirku. Saya dalam kondisi terbaik, saya tahu saya akan membantu tim, namun saya tidak bisa. Sekarang saya di posisi lain dan peran saya berbeda.
Mengapa Anda tidak menjadi pelatih? Dengan demikian Anda dapat membantu tim lebih banyak...
Saya sungguh tidak tergesa-gesa menjadi pelatih. Saya tahu apa yang diperlukan untuk menjadi pelatih dan melatih sekarang ini bukanlah sesuatu yang kamu lakukan untuk bersenang-senang. Kamu harus siap dalam segala aspek, taktik saja tidak cukup, kamu harus kuat secara mental juga. Saya tidak tahu apakah bangku cadangan akan menjadi tempat yang tepat untuk saya. Saya senang melakukan pekerjaan saya. Saya telah menemukan diri saya dalam peranan saya.
Apa yang Anda kerjakan tepatnya?
Saya adalah anggota dewan direksi (Italia = consiglio di amministrazione). Dulu kami ada 16 orang lalu menyusut ke 12 orang dan pada November akan ada pemilihan untuk 3 tahun ke depan. Saya lebih baik mengatakan bahwa, saya adalah seorang penasihat (Italia = consigliere). Presiden Agnelli membawa saya ke sini untuk berada di sampingnya dan membantunya pada masalah olahraga.
Bagaimana hal itu dilakukan pada prakteknya?
Ketika kami sedang berurusan dengan masalah penting misalnya pemain mana yang dapat kami beli, ada 4 dari kami di rapat (Agnelli, Marotta, Paratici dan Nedvěd). Saya & Paratici selalu memberikan beberapa ide dan Agnelli & Marotta mengatakan tidak (tertawa). Tahun ini berjalan baik, setelah 6 musim kami akhirnya berada pada angka positif jadi kami dapat membelanjakan sejumlah uang pada musim panas.
Apakah Anda memiliki kantor sendiri?
Tidak, saya tidak punya. Saya menggunakan ruangan konferensi. Saya tidak dapat duduk lama di depan komputer dan hal itu juga tidak masuk akal. Saya seorang penengah, antara kantor dan pusat olahraga. Demikian kegunaan saya. Saya bersama tim setiap hari, saya menyaksikan tim latihan karena saya melihat hal-hal yang tak dilihat orang lain. Untuk kantor pusat klub, saya ke sana dua atau tiga kali sepekan saat ada rapat penting atau sponsor mengunjungi kami.
Apakah Agnelli membawa Anda ke beberapa rapat penting agar Anda dapat "membuka pintu-pintu penting" dengan nama besar Anda?
Dia adalah orang yang tak memerlukan hal itu. Saya pergi dengannya untuk berbicara kepada pemain-pemain yang kami suka. Saat kami bernegosiasi dengan van Persie atau Tevez, adalah hal yang baik ketika ada seorang mantan pemain yang telah meraih banyak hal duduk di depan mereka.
Apakah terpikir oleh Anda bahwa Anda adalah satu-satunya orang Ceska yang berhasil masuk ke sebuah manajemen tim sepakbola papan atas?
Kamu tahu, saya sudah berada di Juvetus sejak 2001 dan berada di luar negeri pada 1 tim selama 14 tahun adalah waktu yang sangat lama, khususnya untuk orang asing. Kamu harus betul-betul punya sesuatu yang unik agar dianggap dengan serius dan dihargai. Kamu juga harus terus membuktikannya. Mungkin ini hanyalah suatu kebetulan dan nasib yang membawa saya pada kesempatan ini.
Bagaimana hal itu terjadi?
Setahun setelah saya pensiun, Agnelli mengambil alih Juventus dan saya adalah orang pertama yang dia datangi dan menanyakan apakah saya bersedia ikut dengannya. Kami sudah saling mengenal untuk waktu yang lama, ayahnya, Umberto, membawa saya ke Juve jadi sulit untuk bilang tidak padanya. Saya bahkan belum berniat kembali, saya lelah dan walaupun sudah 1 tahun, kelihatannya seperti baru 2 minggu.
Jika bukan karena Agnelli, Anda mungkin tidak berada di Juventus hari ini, bukan?
Betul. Saya bilang iya karena dia. Mereka menginginkan saya di dalam manajemen tepat setelah saya pensiun namun saya bilang iya hanya saat saya tahu bahwa ada seorang Agnelli di dewan direksi. Karena Juventus dan Agnelli saling memiliki selama lebih dari 90 tahun. Saya tahu hal itu akan berhasil dan saya benar. Kami telah memenangkan 4 titel liga dalam 5 tahun dan mencapai final Liga Champions. Tidak buruk.
Bagaimana keluarga Agnelli dipandang di Italia?
Mereka adalah keluarga nomor satu untuk orang Italia. Mungkin didekati oleh keluarga Berlusconi. Keluarga Agnelli memiliki grup Fiat yang mana di bawah sayapnya ada banyak pabrikan mobil seperti Maserati, Fiat atau Ferrari. Mereka memberikan lapangan pekerjaan untuk banyak orang jadi dapat dibilang bahwa Italia dan Agnelli juga saling memiliki.
Seberapa besar Juventus bergantung pada uang FIAT?
Kesuksesan FIAT adalah penting bagi kami namun kami berusaha tidak tergantung pada siapapun dan mampu berjalan dari apa yang kami buat. Ketika Andrea Agnelli datang ke Juve, kami sedang dalam posisi rugi €95 juta. Keluarganya lalu menyuntikkan dana €120 juta dan kami berkerja dari sana. Kami menjaga utang tetap rendah dan akhirnya pada musim lalu kami mencapai untung €2,3 juta.
Dan Anda bahkan berhasil membangun sebuah stadion baru senilai lebih dari €100 juta...
Hal itu membantu kami sebab pendapatan stadion kami menjadi 3 kali lipat. Klub harus bertumbuh dan harus menjadi sebuah mesin uang.
Orang-orang menggilai sepakbola di Italia. Bahkan jika mereka benar-benar tak punya uang dan tak bisa membeli makanan, mereka entah bagaimana dapat membeli sebuah tiket pertandingan sepakbola. Sungguh menakjubkan. Saya pikir Agnelli menjalankan bisnis dengan benar.
Bagaimana rasanya menjadi bagian dari keluarga paling berkuasa di Italia?
Ayah Andrea dulu tinggal dekat dengan rumah kami. Setiap hari minggu dia dan istrinya akan membawa anjing-anjing mereka dan mengunjungi kami. Saya sedang tidak bagus selama bulan-bulan pertama di klub dan hal seperti ini banyak membantu saya. Andrea dan saya bermain sepakbola setiap kamis malam. Kami punya tim kecil dan suatu kali saya membawanya ke kampung halaman saya Skalná (kota kecil di Republik Ceska).
Presiden Juventus di Skalná?
Ya, saya ingin menunjukkan padanya tempat saya bertumbuh, jadi 3 tahun lalu saya mengatur laga persahabatan antara tim kami dengan tim lokal. Skalná memiliki populasi 1.500 jiwa dan saat itu hampir semua orang datang ke lapangan untuk melihat kami. Itu adalah hal besar di sana. Saya senang bahwa seorang dengan reputasi Agnelli datang ke desa kecil kami.
Apa yang Agnelli katakan tentang kota itu?
Dia menyukainya! Dia adalah seorang yang rendah hati. Dia suka bar kotor kami di Turin di mana kami minum bir setiap kamis malam. Dia juga bersama kami di sebuah pub di Skalná. Dia sangat menyukainya. Sangat menyenangkan.
Banyak pemain terkenal bermain untuk Juventus namun Anda kelihatannya yang paling dicintai? Mengapa bisa begitu?
Saya rasa itu karena gaya bermain saya. Saya selalu memberikan 100% dan orang-orang melihatnya. Mereka menghargainya. Juga terbantu ketika saya bertahan saat Juventus terdegradasi ke Serie B. Ada kami berlima. Kami bisa pergi ke manapun, kami punya beberapa tawaran tapi kami memutuskan untuk bertahan. Kami lalu menjadi abadi di mata fans. Walau, saya pikir hal itu wajar. Klub sedang melalui periode berat dan kami cuma memberikan kembali sesuatu pada klub. Saya senang kami berhasil kembali ke Serie A 1 tahun kemudian.
Tidakkah Anda juga beresiko menghancurkan karir Anda?
Terkadang, kamu musti tidak berpikir tentang membahayakan karirmu dan membuat sebuah keputusan tepat dari hatimu. Saya selalu mendapatkan apapun di Juventus dan saya tak kekurangan apapun. Adalah kewajiban kami untuk bertahan di Serie B. Kamu musti tidak berpikir hanya dengan kalkulator tertanam di kepalamu. Jika kamu mengikuti hatimu kamu tidak akan salah. Jika kamu kehilangan segalanya setidaknya kamu merasa baik tentang dirimu sendiri dan ini bukan sebuah kesalahan. Mungkin ini alasan mengapa saya berada dalam manajemen Juventus.
Anda juga bertemu dengan Sri Paus berkat sepakbola, kan?
Ya, berkat sepakbola saya benar-benar ke segala tempat. Bahkan perjalanan dengan presiden Ceska ke Cina pada September adalah luar biasa. Kami sedang membuka sekolah sepakbola di Shanghai dan saya bertemu presiden Cina. Kamu tidak melakukannya setiap hari.
Bagaimana rasanya menjadi bagian dari delegasi Ceska?
Saya telah mengalami banyak hal namun saya harus katakan bahwa saya gugup. Seorang bocah dari Skalná masuk ke pesawat kepresidenan dan terbang bersama presiden untuk berjumpa presiden lain. Mimpi jadi kenyataan. Masih ada pengalaman-pengalaman yang mengejutkan dalam kehidupan saya bahkan pada umur sekian.
Apakah presiden Ceska bilang bahwa Anda akan menerima penghargaan nasional tertinggi?
Saat kami di pesawat dia bilang padaku jangan merencanakan apapun pada tanggal 28 Oktober lalu dia pergi ke kursinya. Jadi saya tidak tahu apa maksudnya... (tertawa). Kami ada pertandingan dengan Sassuolo saya seharusnya berada pada pertandingan itu tapi tentu saja saya akan cuti untuk berada di Republik Ceska.
Menerima penghargaan nasional tertinggi...ini pastinya lebih dari dongeng tentang seorang bocah dari Skalná yang menjadi pesepakbola terbaik di dunia dan sekarang berada dalam manajeman Juve.
Tepat sekali. Menurut saya itu adalah hal tertinggi yang dapat kamu capai. Penghargaan itu diserahkan kepadamu oleh presiden republik yang berarti kamu telah melakukan sesuatu yang luar biasa untuk negerimu. Saya tidak tahu apakah saya pantas mendapatkannya namun saya selalu melakukan yang terbaik untuk tidak memalukan negara saya dan mencoba menjadi sebuah citra positif. Semua orang mengasosiasikan saya dengan Republik Ceska dan akan menjadi buruk bila saya menciptakan citra negatif.
Apa alasan Anda menjadi yang terbaik di dunia?
Saya memiliki suatu talenta, tentunya, namun itu berkat kemauan dan ketekunan. Kamu tidak dapat melakukannya tanpa hal itu. Saya pikir bahwa talenta 10% dan sisanya adalah ketekunan. Setidaknya untuk saya. Saat kamu sedang mengejar mimpimu, kamu dapat melakukan hal-hal hebat dan tak ada cita-cita yang terlalu tinggi. Namun kamu harus bekerja untuk meraihnya.
Kapan Anda menyadarinya?
Saat saya berumur 13 tahun, Mr. Žaloudek, pelatih saya saat itu berkata kepada saya: "Kamu tidak bisa sukses tanpa kerja keras" jadi saya tanamkan di benak saya dan mengikutinya. Latihan berlangsung 2 jam tapi kami bermain sepakbola dari pagi sampai malam. Inilah cara saya melakukannya sepanjang karir. Ketika latihan selesai, saya berlatih lagi dan lagi.
Sebagai anak 13 tahun pastinya cukup sulit karena bocah seusia itu pergi ke pesta dan hal lainnya...
Tak ada hal yang lebih baik bagiku selain sepakbola. Ketika kami ada latihan itu bukanlah sebuah beban bagiku, saya tak keberatan. Bahkan tidak pada usia kritis antara 15 dan 17 tahun.
Apakah ada momen di mana Anda harus bilang pada diri sendiri untuk latihan?
Saya selalu bersenang-senang jadi tidak ada masalah besar untukku. Walaupun, faktanya terkadang saat libur sekolah saya tidak dapat pergi ke manapun baik pesiar atau apapun karena saya seharian di lapangan. Saya bilang pada diri sendiri kadang saya ingin hidup seperti seorang anak normal. Saya memang punya beberapa pengalaman di luar lapangan tapi tidak banyak. Saya punya beberapa penyesalan namun ketika saya lihat ke belakang saya tidak menyesalinya lagi. Tidak sedikitpun.
Apakah sepakbola menyakitkan?
Ya, sepakbola menyakitkan. Kadang saya muak dengannya dan saya lelah. Saya hampir tidak bisa berjalan pulang ke rumah. Namun, jika kamu ingin menekuni sepakbola harus menyakitkan. Saya teringat akan hal itu juga di Lazio oleh Mr. Zeman yang latihannya sangat menuntut.
Saat kamu kecil apakah kamu berpikir bahwa sepakbola akan menjadi mata pencaharian?
Kamu tidak bisa memiliki pikiran-pikiran ini bahwa kamu melakukan sesuatu cuma karena kamu akan mendapatkan banyak uang daripadanya suatu haru nanti, itu adalah hal yang buruk. Kamu bisa mendapatkan banyak uang dari sepakbola sekarang ini tapi kamu harus berkorban banyak. Banyak pemain yang melakukan sebaliknya sekarang ini dan itu tidak benar. Sebagai contoh kami punya 4 atau 5 minggu libur, saya akan beristirahat 3 hari pertama lalu saya akan kembali berlatih. Tubuhmu harus selalu siap, liburan panjang tidak bagus.
Berbicara soal uang, Juventus membeli Anda untuk jumlah yang cukup besar dan tak ada pesepakbola Ceska yang mengalahkan Anda dalam hal itu, apakah hal itu ada efeknya bagi Anda?
Ya, kaki saya jadi lebih berat karena itu. Saya harus membuktikan saya sepadan. Ketika mereka membayar sejumlah ini kamu harus entah bagaimana membayarnya kembali. Pada sisi lain itu juga merupakan sebuah motivasi besar untuk membuktikan bahwa itu bukan sebuah kesalahan.
Apakah itu berarti bahwa Anda mengakhiri liburan lebih cepat dan berlatih lebih banyak lagi?
Yah, itu cukup sulit dilakukan bahkan dibandingkan sebelumnya. Saya berumur 29 tahun dan saya harus melakukan lebih banyak lagi latihan. Sungguh menantang untuk masuk ke dalam starting XI dan menjadi motor tim. Namun, segala hal adalah mungkin.
Apakah Anda punya trik di gym?
Kondisi fisik hanyalah tambahan. Saya menjadi lebih baik berkat latihan spesifik dari Mr. Žaloudek. Semua orang bilang padaku sepanjang hidupku saya punya tembakan yang bagus dan saya tidak peduli dengan kaki mana saya menembak. Dan itu berkat Mr. Žaloudek. Dia selalu menaruh target di gawang dan saya harus menembaknya. Dengan kedua kaki, sepanjang hari, lagi dan lagi. Di Republik Ceska di mana ada libur musim dingin (tidak ada pertandingan selama 2 bulan) semua orang bilang padaku bahwa saya perlu beristirahat api saya bilang pada diri sendiri: "Tidak, jika saya ingin mencapai sesuatu, saya bisa beristirahat nanti."
Apakah ini juga nasihat untuk hal-hal di luar lapangan?
Saya percaya demikian. Ada banyak orang sukses di negara saya dan jika kamu melihat apa di balik kesuksesan mereka kamu menyadari itu selalu kerja keras dan determinasi. Jika saya melakukan sesuatu saya ingin itu dilakukan benar jadi saya bisa terpuaskan dengannya. Saya lebih suka tidak melakukan apapun jika saya tahu saya tidak akan dapat memberikan 100%.
Tidakkah Anda diminta untuk menjadi seorang motivator?
Ya, saya baru saja mendapat sebuah undangan belum lama ini. Namun saya belum ada waktu untuk itu dan saya tak tahu apakah saya akan menjadi motivator yang tepat. Walau, faktanya apa yang kita bicarakan sekarang dapat dikatakan tentang kehidupan pada umumnya.
Apakah sulit mengakhiri karir Anda saat Anda sedang di atas? Anda bisa saja dengan mudah bermain untuk 2 tahun lagi setidaknya.
Saya mau bermain pada level tertentu dan saya tidak lagi merasa bahwa saya akan menjadi pembeda. Saya tidak dapat lagi menjadi motor jadi Juventus tidak akan memenangkan apapun denganku. Dan berada di suatu tempat 2 tahun cuma supaya saya akan dibayar bukan gaya saya. Lebih baik menyudahinya. Setelah bertahun-tahun ini saya lelah jadi saya meninggalkan lapangan terpuaskan. Saya memberikan segala yang kupunya jadi saya bisa mendapatkan ketenangan pikiran.
Sungguh, Anda tak merindukannya?
Sungguh, tidak. Sekarang saya punya peranan berbeda tapi saya tetap dalam kontak dengan tim. Saat kami pergi dengan Agnelli untuk memainkan sebuah laga, saya sering bertengkar dengannya karena sederhana saja saya tidak ingin kalah. Saya tak akan berubah dalam hal ini.
Bagaimana Anda hidup dengan fakta Anda tak bisa ke jalanan tanpa diminta berfoto dengan fans?
Saat saya mengakhiri karir bermainku saya pikir situasinya akan menjadi lebih baik setelah 1 atau 2 tahun tapi jujur saja malahan tambah buruk. Fans sekarang tidak sering melihatku jadi lebih unik bagi mereka. Walau, itu tetap meyenangkan. Saat saya pergi keluar saya harus bersiap untuk itu. Saya tidak dalam suasana hati baik tiap hari namun itu bukan salah fans. Kami bermain sepakbola untuk mereka, tanpa fans, sepakbola tak akan menjadi apa-apa. Oleh karenanya bila seorang fan memintaku untuk berfoto atau menandatangani itu adalah kewajibanku untuk memberikan padanya. Itu tidak merugikanku dan si fan akan menjadi puas. Saya memperhatikan hal itu dan saya katakan hal yang sama kepada para pemain juga. Setidaknya itu yang dapat kita lakukan untuk fans kita.
Saya kira Anda tidak bisa langsung pergi jalan-jalan di kota, kan?
Lebih baik selama hari biasa tapi tidak memungkinkan di hari sabtu. Dulu saya terus menandatangani untuk fans tapi sekarang semua orang ingin mengambil foto selfie. Handphone sialan...
Tidakkah Anda menjadi lelah dengan semua ini?
Sangat tidak menyenangkan di Monte Carlo suatu hari ketika saya dulu bermain. Saya di sana liburan dengan keluargaku. Semuanya bagus namun kami berpapasan dengan orang-orang Italia dan seluruh lapangan penuh dengan mereka sehingga polisi harus mengawal kami keluar. Anak-anakku masih sangat kecil jadi itu tidaklah mudah.
Apakah mungkin untuk memberikan masa kanak-kanak yang normal bagi anak-anak Anda dengan reputasi Anda?
Iya, tapi faktanya adalah mereka terganggu dengan itu. Saat saya ada hari libur dan saya bisa pergi jalan-jalan dengan mereka, mereka tidak mau pergi karena seketika kami keluar, jalan-jalannya selesai. Fans di mana-mana, anak-anak memegang tangan istriku dan terus berjalan sendirian. Mereka terus bertanya kepadaku mengapa saya terus memberikan tanda tangan kepada orang-orang ini. Saya juga ingin menghabiskan waktu dengan keluarga tapi saya tidak bisa jadi ini macamnya tidak menyenangkan.
Walaupun Anda memilih untuk menetap di Italia setelah mengakhiri karir Anda...
Saya akan tetap tinggal di sini walaupun saya tidak bekerja di sana. Demi anak-anak yang bersekolah di sini. Walaupun, itu akan segera berubah, putriku sekarang 18 tahun dan akan pergi kuliah di Swiss atau Inggris dan putraku juga akan melakukan hal yang sama dalam 3 tahun.
Apakah anak-anak Anda lebih Italia dibandingkan Ceska?
Ya. Mereka berdua lahir di sini dan ketika mereka berbicara satu sama lain mereka bicara bahasa Italia. Kami bicara bahasa Ceska di rumah jadi mereka bicara bahasa Ceska ketika berbicara dengan kami namun itu saja. Tapi, itu bukanlah masalah, mereka tahu lebih banyak bahasa sehingga itu membantu mereka mempelajari bahasa lainnya.
Apakah putramu, Pavel, juga bermain sepakbola?
Tidak, tidak sama sekali. Saat dia kecil dia tidak tertarik pada sepakbola sama sekali. Dia sekarang 15 tahun dan dia menikmatinya namun dia tidak bermain untuk klub manapun. Dia dulu bermain basket, berenang, dia dapat melakukan olahraga apapun namun dia tidak melakukannya secara profesional. Dan saya puas dengan itu.
Apakah Anda lebih bahagia putra Anda tidak bermain sepakbola?
Iya. Dia tidak dapat bermain sepakbola di Italia dengan nama ini. Itu akan menjadi sangat sulit. Sama halnya juga di Republik Ceska. Saya membawanya ke sepakbola kamis malam saya dan Agnelli dan dia menyukainya. Namun, saya tidak tahu ke mana kami harus pindah sehingga dia bisa bermain sepakbola tanpa tekanan apapun.
Akankah Anda tinggal di Italia saat anak-anak Anda pergi kuliah?
Itu akan menjadi sebuah tonggak besar bagiku dan istriku saat kami bilang apa yang akan terjadi berikutnya. Jujur saja saya tidak yakin saya akan tinggal di sini. Sepakbola sangat menuntut dan melelahkan dan saya pikir istriku berpikir lebih tentang tidak tinggal di sini. Namun, kami akan serahkan itu pada takdir.
Anda telah tinggal di Italia selama lebih dari 19 tahun, tidakkah Anda takut untuk kembali ke Republik Ceska?
Tidak, saya dan istriku tumbuh di sana. Akan menjadi menakutkan bagi anak-anakku karena mereka lahir di Italia dan mereka tidak begitu tahu banyak tentang Republik Ceska.
Namun, saya tidak bilang kami harusnya benar-benar kembali ke sana...
Oke, Florida juga tempat yang bagus, kan?
Ya, kami punya sebuah rumah di sana dan kami menghabiskan tiap musim panas di Florida. Tidak ada orang yang kenal kami di sana. Saya pakai sendal dan bisa pergi ke manapun. Sepakbola kayak olahraga terpopuler ke-25 di sana.
Apa yang akan Anda rindukan dari Italia bila Anda pindah?
Cuaca, makanan dan orang-orang yang lebih positif dan tertawa lebih sering daripada orang-orang Ceska. Saat saya pergi ke Republik Ceska saya dapat merasakannya. Orang-orang Italia selalu tersenyum dan mencoba menikmati hidup. Tidak masuk akal untuk menjadi gusar. Saya tidak tahu apakah itu cuacanya tapi orang-orang Italia tidak terlalu membuat diri mereka stres. Saya kira kami lebih berkonsentrasi pada pekerjaan.
Anda bersahabat dengan Carlo Capalbo (orang Italia yang tinggal di Republik Ceska, dia mengorganisir ras antar-negara), kan?
Ya, saya amat menyukai dia. Dia membawa gaya Italia ke negeri kami. Dia adalah seorang pekerja keras, dia melakukan banyak pekerjaan tapi dia selalu tersenyum dan ceria dan itulah mengapa dia sangat sukses. Saya bahkan telah berubah dalam aspek ini tapi orang-orang Italia tetap bilang saya masih sedikit dingin.
Italia juga mengubah Anda dalam hal tata busana, kan?
Ya, para pesepakbola dikenal sebagai semacam model sekarang ini. Pakaian dan mobil adalah bagian dari sepakbola, kamu tak dapat melakukan apapun soal itu. Walaupun, seharusnya ada beberapa batasan. Saya sungguh tidak pernah memahami tato sebagai contoh. Saya satu-satunya di Juventus yang tidak memiliki tato.
Apakah Anda tetap menjaga diri Anda bugar?
Ya. Walau, makin kurang dan makin kurang, tapi saya mencoba. Saya berlari dan pergi ke gym. Dari waktu ke waktu saya bermain golf. Saya ingin kembali lari setengah maraton. Saya pernah lari sekali di Praha dan saya ingin mencoba kota lain.
Ada apa dengan maraton?
Bukan maraton, tidak lagi...saya lari sekali dalam 3 jam dan 49 menit, cukup solid tapi terlalu lama bagi saya sekarang. Saya tak punya bentuk untuk itu. Saya punya sebuah pantat yang besar dan saya terlalu berat sehingga lutut saya sakit setelahnya.
Hal apa yang Anda habiskan paling banyak waktu melakukannya, investasikan paling banyak uang ke dalamnya dan kerahkan paling banyak usaha ke dalamnya?
Lagi-lagi, sepakbola. Istriku menentangnya tapi apa yang dapat kamu lakukan? Sepakbola adalah kehidupan saya. Itu adalah obat. Walau, saya mencoba untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluargaku, ketika kami punya sedikit hari libur kami pergi pesiar ke suatu tempat. Pada musim panas kami pergi ke Florida, pada musim dingin kami punya sebuah tempat di Alpen. Kamu harus menikmati setiap hari kamu bersama keluargamu. Bagusnya satu-satunya orang di atasku adalah presiden sehingga saya dapat menyesuaikan sedikit pekerjaanku. Faktanya adalah semua bergerak sangat cepat. Saya sudah punya 1 keinginan untuk waktu yang sangat lama dan hal itu adalah melambat, hidup dalam sebuah "kehidupan yang lebih lambat" tapi saya tak bisa memenuhinya...tapi kamu tahu? Saya tetap senang setiap hari.
Artikel ini merupakan terjemahan dari artikel berbahasa Inggris dari link berikut http://www.juvefc.com/pavel-nedved-forbes-magazine-interview/
No comments:
Post a Comment