“Setelah kalah dari Sassuolo adalah momen buruk bagi kami. Saya masih mengingat bagaimana para veteran (Evra dan Buffon) membuat kami merasakannya. Mulai saat itu, saya pikir tanpa disadari itu merupakan sebuah titik balik bagi tim.”
Juve lalu memenangi semua laga di liga kecuali laga vs Bologna yang berakhir imbang 0-0.
“Secara pribadi saya mengingat emosi jelek dari laga tersebut, tapi jujur, indah juga bertemu dengan klub lama saya lagi. Kami sekarang bermain dengan baik, bahkan saat kami tidak memainkan permainan terbaik kami tetap membawa pulang hasil, yang mana merupakan hal terpenting.”
Tentang pelatih Sassuolo Eusebio Di Francesco, yang dihubungkan dengan Milan:
“Saya cuma bisa berterima kasih padanya, karena dia penting bagi perkembangan saya.
Saya rasa dia sudah berada di klub besar, karena Sassuolo sangat kuat, tapi normal bahwa setiap pemain atau pelatih bagus memikat klub top. Saya tidak tahu masa depannya, tapi saya pikir dia siap.”
Zaza panggil Berardi ke Juventus:
“Domenico adalah teman baik saya di luar lapangan. Kami saling membantu, karena kami berdua bermain di 2 tahun pertama di Serie A, di mana kami bertumbuh dan berkembang, tapi juga melakukan hal-hal bodoh dan menyadari kami salah. Dia memang berbakat, dia membantu saya menyediakan umpan gol dan saya membantunya mencetaknya menjadi gol, berlatih pergerakannya dengan pelatih (EDF) tahun lalu.
Tentu saya ingin bermain dengan yang terbaik, dan saya pikir dia salah satu yang terbaik yang kami punya di Italia, jadi saya harap takdir mempertemukan kami lagi suatu hari nanti. Juga karena selain sesama pesepakbola, dia juga adalah seorang teman.”
Zaza saat ini dipandang sebagai penyerang ke-4 Juve, akankah persaingannya dengan Morata memperkecil peluangnya main di Euro 2016 bersama Italia?
“Álvaro dan saya adalah teman baik, kami sering nongkrong bersama di luar lapangan. Mungkin tidak benar bahwa kami sangat berbeda. Kami serupa dalam banyak hal, kami suka bersantai dengan cara yang sama dan kami memiliki hobi yang sama. Saya senang saat dia mencetak gol, dan tentunya dia senang saat saya mencetak gol. Tidak ada persaingan.
Bila ada, maka itu persaingan sehat dan normal dalam hal kami saling mendorong satu sama lain. Seperti yang selalu saya bilang dan tidak pernah sembunyikan, tujuan saya adalah menjadi bagian dari kejuaraan Euro, jadi saya akan melakukan yang terbaik bersama Juve dan oleh karenanya bersama timnas.”
Artikel ini diterjemahkan dari artikel berbahasa Inggris di football-italia
No comments:
Post a Comment